Terkait Audit Investasi BP Jamsostek, DPR meminta hasilnya diumumkan ke publik

Suratkabarindo – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Kurniasih Mufidayati meminta hasil audit terkait kasus investasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) atau BP Jamsostek diumumkan ke publik.

“Karena ini penting, kami minta tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sudah disampaikan ke Kejaksaan Agung, diumumkan apa adanya,” ujarnya, Senin (22/2/2021). ).

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi keuangan dan dana investasi BP Jamsostek senilai Rp 43 triliun. Kantor kejaksaan negara bagian telah meningkatkan status kasus dari investigasi menjadi investigasi.

“Jangan sampai ada tindakan yang merugikan hak pekerja terkait dana,” kata Kurniasih, dalam artikel tertulis yang diterima Kompas.com, Senin. Pasalnya, lanjut dia, ada 29,12 juta pekerja yang terkena pandemi Covid-19.

Rinciannya, sebanyak 24,03 juta orang mengalami penurunan jam kerja, 2,56 juta orang kehilangan pekerjaan atau menganggur, 1,77 juta orang tidak bekerja, dan 760.000 orang tidak termasuk dalam angkatan kerja akibat pandemi.

Senada dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kurniasih menjelaskan bahwa sebagian dari mereka harus kembali ke tanah air. Hal itu dilakukan hingga dibukanya pintu penempatan di beberapa negara.

Karena itu jangan sampai BP Jamsostek menambah beban masalah. Ini karena korbannya adalah pekerja, ”jelasnya. Kurniasih berharap, BP Jamsostek menepati janjinya dalam menjaga keamanan dana pekerja. Janji itu harus dibuktikan dengan kejelasan pengungkapan kasus dugaan tersebut. togel online

Bukan hanya janji, tegasnya, masalah investasi harus menjadi perhatian serius Direksi dan Dewan Pengawas BP Jamsostek ke depan. “Direksi dan Dewan Pengawas BP Jamsostek yang baru wajib memberikan dana kepada BP Jamsostek,” tambah Kurniasih.

Ia mengingatkan kembali, jumlah kepesertaan BP Jamsostek per Desember 2020 sebanyak 50,72 juta pekerja. Sedangkan jumlah anggota BP Jamsostek dari PMI dari tahun 2017 hingga 2020 sebanyak 747.000 peserta.

Dari jumlah tersebut, jumlah peserta BP Jamsostek dari PMI yang aktif pada tahun 2020 sebanyak 389.000 orang.

“Lebih dari 50 juta pekerja sudah menyetorkan dananya ke BP Jamsostek. Pekerja saat ini paling mengkhawatirkan nasib dana investasi lembaga negara ini,” kata politikus dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *