Tao Silalahi Menjadi Salah Satu Objek Wisata Andalan di Kabupaten Dairi

Suratkabarindo – Tao Silalahi merupakan salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara yang diharapkan dapat menarik banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara karena pemandangan dan pengelolaannya yang memanjakan pengunjung.

Sekretaris Dinas Pariwisata Dairi Besli Pame di Sidikalang, Rabu (24/2), mengatakan, Tao Silalahi merupakan salah satu andalan kawasan itu untuk mendatangkan banyak wisatawan dari sejumlah objek wisata lain di kawasan itu.

Perairan Danau Toba yang terletak di Kabupaten Silahisabung menawarkan konsep wisata alam.

Selain bisa menikmati keindahan panorama alam Danau Toba, pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas yang disediakan pengelola.

Keberadaan Tao Silalahi yang merupakan bagian terluas dari perairan Danau Toba memiliki keunikan jika dibandingkan dengan kawasan wisata lain di kawasan Danau Toba.

Tao Silalahi memiliki pantai yang masih alami terpanjang, hutan dengan kekayaan flora dan fauna serta keanekaragaman hayati yang unik.

Tao Silalahi yang juga merupakan bagian dari Kaldera Toba yang ditetapkan oleh Geosite Association sebagai UNESCO Global Geoparks.

Hal ini tentunya menjadi peluang besar bagi Pemerintah Kabupaten Dairi untuk mengembangkan sektor pariwisata di daerah tersebut.

“Tentunya dengan semakin berkembangnya pariwisata di kawasan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Apalagi sekarang sudah ada aplikasi VisitDairi yang semakin memudahkan calon pengunjung untuk mengenal berbagai objek wisata yang ada di Dairi,” ujarnya. dia berkata.

Budi, salah satu pengelola penginapan di Silahisabung, mengatakan banyak wisatawan yang datang terutama pada hari libur tidak hanya wisatawan lokal tetapi juga wisatawan mancanegara. togel online

Namun, sejak pandemi melanda, jumlah wisatawan menurun dibandingkan sebelum pandemi.

“Sebelum pandemi, pada hari Sabtu dan Minggu biasanya penginapan kami penuh. Pasca pandemi jumlah wisatawan berkurang. Kami berharap pandemi ini segera berakhir, sehingga pariwisata di kawasan ini kembali hidup seperti semula,” ujarnya.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *