Tak puas dengan laporan WHO, AS akan secara independen menyelidiki asal-usul Covid-19

Suratkabarindo – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berniat mengecek ulang data tersebut dalam laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dirilis Selasa (9/2/2021).

“(Studi) termasuk mereka yang mengatakan virus Covid-19 tidak berasal dari laboratorium di Wuhan, China,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki, dilansir Reuters. Kepala tim yang dipimpin WHO yang menyelidiki asal-usul Covid-19 menyatakan bahwa kelelawar tetap menjadi sumber asli virus.

Sedangkan penularan virus melalui makanan beku merupakan kemungkinan yang masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut. Namun, WHO dalam laporannya mengesampingkan kemungkinan virus bocor dari laboratorium di Wuhan.

Psaki mengatakan pemerintah AS tidak terlibat dalam “perencanaan dan pelaksanaan” penyelidikan WHO. Oleh karena itu, pihaknya ingin melakukan kajian independen terhadap temuan dan data yang mendasari laporan tim independen di Wuhan tersebut.

Menurutnya, meski Pemerintah AS bergabung kembali dengan WHO, penting bagi “Negeri Paman Sam” itu memiliki tim ahli sendiri di China. Sebuah tim ahli WHO independen yang dipimpin oleh Peter Ben Embarek melakukan kunjungan selama hampir sebulan ke Wuhan. Penelitian WHO dilakukan di tempat wabah pertama kali muncul, di pasar makanan laut pada akhir 2019.

Pekerjaan tim WHO mengungkapkan temuan informasi baru, tetapi mereka belum mengubah gambaran wabah secara drastis. “Kemungkinan virus bocor dari laboratorium – yang telah menjadi subjek teori konspirasi – sangat tidak mungkin dan tidak memerlukan studi lebih lanjut,” kata Embarek. togel online

Ditanya tentang temuan WHO selama konferensi pers harian, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan dia tidak dapat secara eksplisit mengatakan bahwa para ahli WHO telah menerima kerja sama penuh dari China. “Ya, saya kira juri belum masuk. Saya kira jelas China, setidaknya selama ini, belum menawarkan transparansi yang kami butuhkan,” jelasnya.

Price menambahkan bahwa Amerika Serikat akan mengambil keputusan, berdasarkan Data WHO dan kecerdasannya sendiri.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *