Survei LSI: 58.3 Responden Menilai Peningkatan Korupsi dalam 2 Tahun Terakhir

Suratkabarindo – Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan 58,3 persen responden menilai korupsi meningkat dalam dua tahun terakhir.

Survei ini dilakukan untuk mengumpulkan pendapat dari kelompok masyarakat yang berpotensi memiliki informasi dan pengalaman terkait masalah ini.

LSI mendalami opini pelaku usaha pada 17 Desember 2020 – 7 Januari 2021 dan opini para pembuat opini pada 20 Desember 2020 – 25 Januari 2021.

“Survei ini menemukan bahwa baik pelaku usaha maupun pemuka opini, mayoritas (masing-masing 58 persen) berpendapat bahwa korupsi telah meningkat dalam dua tahun terakhir, ”kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam jumpa pers online, Minggu (7/2/2021), sedangkan sekitar 25,2 persen dinilai tidak ada perubahan, dan 8,5 persen dinilai“ menurun ”.

Di sisi lain, kata Djayadi, persepsi ini muncul seiring dengan tingginya toleransi suap atau gratifikasi. Sekitar 23,4 persen menganggap wajar memberikan sesuatu seperti uang, barang, hiburan, hadiah di luar syarat atau ketentuan untuk memperlancar proses atau sebagai bentuk rasa syukur saat berhubungan dengan instansi pemerintah.

Sementara itu, cukup banyak pelaku usaha yang berpikiran positif terhadap praktik nepotisme. Selain itu, sekitar 21,1 persen menilai nepotisme sebagai tindakan normal, dan 13,6 persen menganggap nepotisme sebagai tindakan yang diperlukan untuk kelancaran urusan.

“Meski masih banyak yang menganggap negatif (50,9 persen menganggap tidak etis, 10 persen menganggapnya sebagai kejahatan), penilaian positif nepotisme cukup tinggi mengingat praktik tersebut merupakan praktik yang tergolong negatif,” kata Djayadi. togel online

Populasi survei ini adalah seluruh pelaku usaha di Indonesia berdasarkan hasil Sensus Ekonomi BPS 2016. Sampel dasar sebanyak 800 perusahaan dipilih secara acak (stratified random sampling) dari populasi tersebut dengan jumlah proporsional menurut wilayah dan skala usaha.

Untuk kebutuhan analisis dilakukan penambahan sampel sebanyak 200 responden pada sub populasi skala menengah-besar (UMB); Sehingga total sampel menjadi 1000 responden. Responden adalah salah satu pemilik atau pelaksana pengelolaan bisnis di perusahaan terpilih. Responden terpilih diwawancarai melalui telepon.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *