Soal Pernikahan Aisha, Menko PMK mengecam undangan pernikahan anak

Suratkabarindo – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah sangat menolak pernikahan anak.

Apalagi, kata dia, adanya dakwah mengundang nikah muda dilakukan oleh penyelenggara jasa pernikahan seperti Aisha Weddings. “Bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat luas juga resah karena dakwah yang dilakukan oleh Aisha Wedding,” kata Muhadjir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/2/2021).

Ia menilai, promosi tersebut kurang tepat, apalagi saat bangsa Indonesia sedang mengalami pandemi Covid-19.

Masyarakat saat ini sedang fokus pada penerapan protokol kesehatan dalam upaya melindungi keluarga dari virus yang sangat berbahaya. “Menikah di usia yang sangat muda bertentangan dengan tujuan undang-undang perkawinan itu sendiri, yaitu membawa kemanfaatan dan kebaikan bagi pasangan suami istri,” ujarnya.

Muhadjir menegaskan, menikah di usia anak-anak tentunya akan membawa bahaya dan bencana bagi anak itu sendiri dan masa depan generasi penerus bangsa. Apalagi, lanjutnya, anak belum siap secara biologis dan psikologis untuk menikah.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa tujuan nikah dalam Islam adalah untuk menciptakan keluarga yang sakinah dan untuk mendapatkan keturunan. Menurutnya, hal tersebut hanya bisa dicapai pada usia di mana calon pengantin memiliki pikiran yang sempurna dan siap untuk melakukan proses reproduksi.

“Perkawinan anak berpotensi melahirkan bayi yang tidak sehat karena anak di bawah usia 18 tahun belum siap secara fisik untuk melahirkan,” ujarnya. Ia menambahkan, meski seorang ibu merupakan sekolah pertama bagi seorang anak. Oleh karena itu, seorang wanita yang akan menikah harus sadar akan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anaknya.

Selain itu, perkawinan anak secara hukum juga bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yaitu bahwa usia minimal untuk menikahi seorang perempuan adalah 19 tahun.

Ia melanjutkan, pernikahan anak juga berpotensi menambah kemiskinan baru karena pengantin anak tidak memiliki penghasilan untuk menghidupi keluarga. “Keyakinan Aisha Wedding bahwa perempuan harus mencari jodoh sejak usia 12 tahun merupakan keyakinan yang dilandasi pemahaman yang sempit karena bertentangan dengan tujuan hukum perkawinan itu sendiri.

Perkawinan harus membawa kemanfaatan dan kebaikan bagi pasangan suami istri,” kata Muhadjir. Muhadjir meminta polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa di balik Aisha Wedding.

Ia menambahkan, langkah-langkah untuk melindungi anak agar tidak menjadi sasaran pelanggaran hukum lainnya, seperti eksploitasi ekonomi seksual anak dan perdagangan anak, perlu dilakukan.

“Upaya ini tentunya membutuhkan komitmen dan peran bersama antara pemerintah, swasta, media, masyarakat, dan yang terpenting keluarga,” pungkas Muhadjir. Sebelumnya, wedding organizer bernama Aisha Weddings ramai diperbincangkan publik usai mempromosikan jasanya dengan jasa nikah siri dan nikah anak.

Target mereka adalah menikah di usia muda agar bisa hidup lebih baik bagi mereka yang memilih usia muda. Jasa nikah yang ditawarkan oleh Aisha Weddings tiba-tiba menjadi bahan perbincangan karena selain bertentangan dengan upaya pemerintah untuk menekan perkawinan anak, juga dianggap melanggar undang-undang tentang perkawinan anak.

Berdasarkan laman Facebook dan situs aishaweddings.com, penyelenggara acara berspesialisasi dalam menyelenggarakan acara pernikahan atau wedding organizer (WO). togel online

Namun di situs tersebut tertulis bahwa mereka menganggap pentingnya nikah siri dan ajakan untuk menikah muda. Pernikahan Aisha percaya akan pentingnya Pernikahan Siri bagi pasangan yang ingin berkumpul untuk memulai sebuah keluarga dengan berkah Allah SWT.

Di atas segalanya, kami dengan ketat mengikuti dan berpegang teguh pada ajaran Alquran sebagai firman suci Allah SWT, “membaca halaman pembukaan situs.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *