Sekali lagi, Bandit Bersenjata Menculik 27 Siswa di Nigeria, 3 Staf Sekolah dan Membunuh 1 Siswa

Suratkabarindo – Sekelompok pria bersenjata telah menculik setidaknya 27 siswa dari sekolah menengah pertama (SMP) di negara bagian Nigeria tengah, menurut pejabat setempat.

Direktur Jenderal Operasi Strategis Negara Nigeria Abdullberqy Ebbo mengatakan dalam tweetnya bahwa seorang siswa ditembak oleh seorang bandit dan meninggal.

Dia menambahkan bahwa tiga karyawan sekolah dan 12 anggota keluarganya juga termasuk di antara mereka yang diculik oleh bandit bersenjata itu.

Sebelumnya pada hari Rabu, Ibrahim Matane, sekretaris pemerintah Negara Bagian Niger, mengatakan bahwa orang-orang bersenjata telah menyerang Perguruan Tinggi Ilmu Pemerintah di Kagara, Al Jazeera melaporkan. Terletak sekitar 260 kilometer barat laut ibukota Nigeria Abuja, sekitar jam 3 pagi waktu setempat.

Bandit bersenjata, yang mengenakan seragam militer dan penutup wajah, menyerbu asrama sekolah menengah pertama dan menculik anak-anak, lapor media lokal. Beberapa anak sekolah berhasil kabur saat kejadian tersebut terjadi.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari mengutuk serangan itu, menyebutnya sebagai “serangan pengecut terhadap anak-anak sekolah yang tidak bersalah”. Buhari telah mengarahkan angkatan bersenjata dan polisi untuk memastikan semua tahanan aman dan menyelamatkan mereka, juru bicara kepresidenan Garba Shehu mengatakan pada hari Rabu.

Sejauh ini tidak ada kelompok militan yang bertanggung jawab atas aksi tersebut. Insiden itu terjadi beberapa jam setelah kelompok bandit tersebut merilis video yang menunjukkan lebih dari 20 orang diculik dari sebuah bus di dekat kota Zungeru, negara bagian Niger.

Insiden itu menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan kekerasan di bagian utara negara itu. Pada akhir tahun lalu, ratusan mahasiswa juga diculik, namun tidak diketahui siapa yang melakukannya.  togel online

Sebanyak 344 siswa sekolah yang diculik saat itu telah diselamatkan dan dibawa pulang oleh aparat keamanan Nigeria. Kabar ini disampaikan Gubernur Negara Bagian Katsina, Nigeria, Aminu Masari, dalam wawancara yang disiarkan di televisi, Kamis (17/12/2020).

Kelompok teroris Boko Haram sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas penculikan 344 siswa di sekolah tersebut. Namun, klaim ini sulit diverifikasi.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *