PTUN Kabulkan Gugat Tommy Soeharto, Partai Banding Muchdi Pr

Suratkabarindo – Ketua Umum Partai Beringin Karya (Berkarya) Muchdi Purwopranjono atau Muchdi Pr mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang mengabulkan gugatan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Putusan PTUN DKI Jakarta mencabut dua Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tentang Pengesahan AD / ART Partai Buruh dan Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Pusat Partai Buruh Tahun 2020- Periode 2025

“Dengan mengabulkan gugatan Penggugat terhadap 2 Putusan Kemenkumham RI, kami akan terus menempuh jalur hukum dengan mengajukan kasasi terhadap putusan PTUN,” kata Muchdi dalam video yang diterima Kompas.com, Rabu (17/2). / 2021).

Muchdi juga mengimbau kadernya tetap solid hingga keputusan atau keputusan inkracht memiliki kekuatan hukum tetap. Ia juga menyatakan, dua Keputusan Kemenkumham yang digugat Tommy Soeharto masih sah dan berlaku hingga proses hukum selesai.

“Kami sampaikan kepada seluruh kader dan pengurus di semua level untuk tetap solid, terus seperti biasa hingga ada keputusan inkracht,” ujarnya. Muchdi juga mengklaim, proses persiapan hingga pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Berkarya pada 10-12 Juli 2020 telah bertumpu pada Seni Karya Partai Berkarya dan peraturan perundang-undangan.

“Dan diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia hingga terbitnya SK tersebut,” kata Muchdi. Seperti diberitakan sebelumnya, PTUN Jakarta mengabulkan gugatan Tommy terhadap Menteri Hukum dan HAM RI terkait keputusan pengesahan pengurus DPP Partai Berkarya yang dipimpin Muchdi Pr. Dilansir dari situs PTUN Jakarta Case Tracking Information System (SIPP), perkara nomor 182 / G / 2020 / PTUN.JKT diputuskan pada 16 Februari 2021.

Dengan dikabulkannya Gugatan Tommy, Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M. HH-16.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Beringin Karya Partai (Berkarya) tanggal 30 Juli 2020 dinyatakan batal demi hukum oleh majelis hakim. togel online

Selain itu, Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M. HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Pusat Partai Beringin Karya (Berkarya) untuk Periode 2020-2025 tanggal 30 Juli 2020 juga dinyatakan batal.

DPP kubu Muchdi partai Berkarya berstatus Tergugat II dalam gugatan tersebut setelah mengajukan permohonan intervensi sebagaimana ditetapkan dalam putusan sela. Diketahui, dualisme kepengurusan Partai Berkarya bermula ketika sejumlah kader menilai kepemimpinan Tommy Soeharto saat menjabat sebagai ketua umum tidak berjalan dengan baik.

Oleh karena itu, pada Maret 2020, sejumlah kader Partai Berkarya membentuk Presidium Penyelamatan Partai untuk meminta agar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dipercepat.

Meski kemudian sejumlah pengurus partai dibubarkan, Presidium Penyelamat Partai tetap menggelar Musyawarah Nasional pada Juli 2020. Dari Munaslub, Muchdi Purwopranjono terpilih sebagai ketua dan Badaruddin Andi Picunang sebagai sekjen.

Hasil Munaslub untuk kubu Muchdi diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan disahkan dengan surat keputusan yang dikeluarkan oleh kementerian. Hal ini berujung pada penghapusan kamp Tommy dan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *