PBB Akan Segera Turun Tangan Gagalkan Kudeta Myanmar

Suratkabarindo – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Rabu (3/2/2021) mengatakan akan melakukan segala cara untuk menggagalkan kudeta Myanmar.

Negara yang dulu bernama Burma itu jatuh kembali ke kekuasaan militer pada Senin (1/2/2021), setelah Aung San Suu Kyi ditangkap bersama para pemimpin sipil lainnya pada dini hari.

“Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memobilisasi semua aktor kunci dan komunitas internasional, untuk memberikan tekanan yang cukup pada Myanmar untuk memastikan kudeta ini gagal,” kata Guterres dalam percakapan dengan The Washington Post.

“Setelah pemilu yang saya yakini normal dan setelah masa transisi besar, sama sekali tidak dapat diterima untuk menolak hasil pemilu dan keinginan rakyat,” lanjutnya.

Lalu saat ditanya soal dakwaan terhadap Suu Kyi (75), begitulah tanggapan Guterres. “Jika kita bisa menyalahkan dia untuk sesuatu, (itu) adalah karena dia terlalu dekat dengan militer, dia terlalu protektif terhadap militer.”

“Saya berharap demokrasi dapat berdiri lagi di Myanmar, tetapi untuk itu semua tahanan harus dibebaskan, tatanan konstitusional harus ditegakkan kembali.” togel online

Sekjen PBB juga menyayangkan Dewan Keamanan tidak menyetujui pernyataan bersama mengenai kudeta Myanmar setelah pertemuan darurat yang diprakarsai oleh Inggris.

Kantor berita AFP menerima draf teks yang diusulkan awal pekan ini untuk dinegosiasikan. Di sana Dewan Keamanan PBB menyatakan keprihatinannya atas kudeta Myanmar, mengutuknya, dan menuntut militer segera membebaskan mereka yang ditahan secara ilegal.

Dewan juga akan menuntut agar keadaan darurat di Myanmar dicabut. Pada Rabu malam, negosiasi berlanjut antara 15 anggota Dewan, termasuk China dan Rusia.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *