Paus Fransiskus Mengkabulkan Leluhur Pangeran William Menjadi Santo

Suratkabarindo – Paus Francis telah menempatkan seorang imam Katolik dari abad ke-19 di Inggris pada jalan menuju kekudusan. Pada Sabtu (20/2/2021), Vatikan mengatakan Pemimpin Katolik Roma ke-266 itu telah menyatakan pernyataan George Spencer tentang “kebajikan heroik”.

Imam itu adalah seorang pendeta dari ordo Pasionis Religius yang hidup dari tahun 1799 hingga 1864. Ia juga merupakan kerabat jauh Pangeran William dari Kerajaan Inggris. Spencer, yang meninggalkan Gereja Anglikan, mengambil nama “Ignatius of St. Paul” setelah ia menjadi seorang imam Katolik.

Pangeran William dan saudara perempuannya Pangeran Harry dikaitkan dengan Spencer melalui ibu mereka Diana Spencer, mendiang Putri Wales, yang meninggal pada tahun 1997. Spencer adalah paman buyut Diana.

Dia juga paman buyut dari pemimpin masa perang Inggris Winston Churchill, menurut situs web Keuskupan Katolik Roma Shrewsbury. Pendeta dibesarkan di tanah leluhur Spencer, di Althorp tempat Diana dimakamkan.

Setelah ditahbiskan di Roma, dia kembali ke Inggris dan melayani para migran Irlandia yang miskin di West Midlands. Ordo religius Passionis di Inggris telah bekerja untuk tujuan sakralnya selama beberapa dekade. Mereka telah melakukan penyelidikan terhadap kehidupan dan tulisan Pendeta.

Persetujuan paus atas dekrit tersebut berarti Spencer sekarang memiliki gelar “terhormat”. Tujuan sucinya untuk menjadi Orang Suci masih dalam tahap awal. Satu keajaiban harus ditangani dengan Spencer agar dia dibeatifikasi dan satu lagi agar dia dijadikan orang suci. togel online

Gereja Katolik Roma mengajarkan bahwa hanya Tuhan yang membuat keajaiban. Tetapi orang-orang kudus yang berdoa dengan Tuhan di surga menjadi perantara bagi mereka yang berdoa kepada mereka.

Mukjizat yang masih dicari untuk proses beatifikasi tersebut biasanya adalah kesembuhan bagi seseorang yang secara medis tidak dapat dipercaya.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *