Para Ahli AS Berhasil Menguji Coba Sebuah Prototipe Panel Surya Di Luar Angkasa

Suratkabarindo – Peneliti dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) telah menguji prototipe panel surya seukuran kotak pizza di luar angkasa.

Panel surya tersebut telah berhasil “memanen” energi matahari di luar angkasa dan mengubahnya menjadi energi listrik. Para peneliti berharap, suatu saat nanti teknologi ini bisa berkembang lebih jauh dan bisa mengalirkan energi ke bumi.

Prototipe tersebut dinamakan Photovoltaic Radiofrequency Antenna Module (PRAM) yang dilaporkan oleh The National. Para peneliti meluncurkan PRAM melalui drone X-37B Pentagon, pesawat luar angkasa tak berawak yang dirahasiakan.

Setelah diluncurkan, PRAM dapat mengorbit bumi setiap 90 menit sekali dan mampu menangkap sinar matahari sebelum berdifusi di atmosfer bumi.

Karena mampu menangkap sinar matahari sebelum berdifusi, produksi listrik PRAM jauh lebih efektif. Salah satu peneliti, Paul Jaffe, mengatakan kepada CNN bahwa prototipe itu memanen sinar matahari dalam jumlah besar dan menghasilkan listrik.

Meski hanya seukuran kotak pizza, prototipe ini mampu menghasilkan energi listrik sekitar 10 watt, kira-kira energi yang dibutuhkan untuk membuat tablet. togel online

Para peneliti berharap suatu saat nanti teknologinya dapat ditingkatkan untuk memasok energi listrik ke seluruh kota. “Langkah logis berikutnya adalah meningkatkannya ke area yang lebih luas yang mengumpulkan lebih banyak sinar matahari,” kata Jaffe.

Energi matahari yang “dipanen” di luar angkasa dapat dikirim ke Bumi sebagai gelombang mikro atau sinar laser sebelum diubah menjadi listrik yang dapat digunakan.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *