Mobilitas saat libur Imlek tidak tinggi, Menteri Kesehatan berharap kasus Covid-19 tidak meningkat

Suratkabarindo – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, mobilitas warga selama libur panjang Imlek tahun 2021 tidak sejalan dengan mobilitas warga saat libur panjang sebelumnya.

Dia berharap hal ini akan mencegah peningkatan kasus yang dikonfirmasi Covid-19 meningkat. “Kita bersyukur libur Imlek kemarin relatif, kita lihat mobilitasnya tidak naik terlalu tinggi, kita lihat dalam dua minggu ke depan apa dampaknya, tapi insyaallah tidak tinggi,” Kata Budi dalam aplikasi yang dilihat oleh akun Youtube BNPB Indonesia, Sabtu (20/2/2021).

Budi menuturkan, berdasarkan pengalaman yang ada, cuti panjang yang menyebabkan mobilitas tinggi memang memengaruhi sejumlah konfirmasi Covid-19. “Rata-rata jumlah kasus yang terkonfirmasi meningkat 30-40 persen.

Kita lihat Lebaran tahun lalu seperti itu, dampak libur natal tahun baru juga sangat tinggi,” ujarnya. Oleh karena itu, menjelang libur panjang Idul Fitri yang jatuh pada Mei 2021, Budi mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian.

Ia mengingatkan, mobilitas yang tinggi kembali dapat meningkatkan jumlah kasus positif Covid-19. “Jangan sampai kita lakukan sekarang, lalu kita ulangi lagi, ada perkembangan 30-40 persen kasus terkonfirmasi lagi, ada tekanan rumah sakit lagi, banyak tenaga kesehatan kita yang harus terpapar dan beresiko.

lagi, dengan membatasi pergerakan saat libur nanti, ”kata Budi. Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo sebelumnya sudah melaporkan kebijakan cuti dan libur nasional tahun 2021. togel online

Menurut Tjahjo, kebijakan libur dan cuti harus memperhatikan perkembangan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia. “Kita perlu mengevaluasi kembali keputusan yang ada terkait liburan, cuti, dan lainnya selama 2021.

Sambil mencermati tanda-tanda perkembangan Covid-19 di wilayah Indonesia,” kata Tjahjo saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (15/2 / 2021). “Evaluasi akan mengarah ke Menko PMK. Saya menunggu keputusan rapat yang dipimpin Menko PMK atau Menko lainnya,” ujarnya.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *