Melanggar Etika, Marzuki Alie Dibebaskan Tugas dari Partai Demokrat

Suratkabarindo – Partai Demokrat dengan tidak hormat memecat Marzuki Alie bersama enam kader lainnya. Ketujuh kader tersebut mengindikasikan bahwa mereka terlibat dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan.

Ketua Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, Marzuki Alie terbukti menjalankan etika kepartaian.

Mantan Ketua DPR itu dinilai melakukan perilaku buruk dengan perbuatannya dan berbicara di depan umum di media massa tentang kebencian dan permusuhan terhadap Partai Demokrat. Komisi Kehormatan DPP Partai Demokrat, kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Jumat (26/2/2021).

Menurut Herzaky, tindakan Marzuki telah menghormati integritas dan martabat Partai Demokrat. Pernyataan dan tindakan Marzuki Alie adalah fakta berdasarkan kesaksian dan bukti.

“Menurut Dewan Kehormatan Partai Demokrat, pernyataan tersebut tidak perlu dipanggil lagi, atau secara khusus, sesuai dengan ketentuan Pasal 18 ayat (4) Kode Etik Partai Demokrat,” kata Herzaky.

Menurut Herzaky, tindakan Marzuki Alie sangat melukai perasaan para pemimpin, pengurus, dan kader Demokrat. Hal itu dibuktikan dengan desakan kuat dari pimpinan dan pengurus serta kader Demokrat untuk memecat Marzuki Alie.

“Mereka sangat marah dengan kelakuan Marzuki Alie, dan tidak diganggu dengan pernyataan terbuka di media massa,” ujarnya.

Sebelumnya, Marzuki Alie menepis tudingan dirinya terlibat upaya merebut pimpinan Partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sebaliknya, dia menantang mereka yang menuduhnya membuktikan tuduhan tersebut.

“Buktikan saja, tapi kalau tidak bisa dibuktikan pasti ada sanksi juga,” kata Marzuki saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/2/2021).

Sembilan hari kemudian, Marzuki mengungkapkan, mantan Ketua Umum dan Pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menyatakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dua kali absen saat Pilpres 2004 lalu. togel online

Demikian usulan Marzuki dalam perbincangannya dengan mantan politisi Partai Nasdem Akbar Faisal di kanal YouTube Akbar Faisal Uncensored. Kompas.com datang oleh Akbar mengutip percakapannya dengan Marzuki yang ditayangkan di kanal YouTube.

“Pak SBY bilang, ‘Pak Marzuki, saya akan berpasangan dengan Pak JK. Bu Mega kali ini akan absen dua kali. Slip pertamanya pindah. Trik kedua dia ambil Pak JK. Itu kalimatnya,” kata Marzuki, dikutip dari AFP. pada Kamis (11/2/2021).

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *