Mekanisme Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia melalui Website

Suratkabarindo – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadi Tarmizi menjelaskan, pendaftaran vaksinasi Covid-19 untuk lansia. Menurut Nadia, pendaftaran bisa dilakukan dengan dua cara, yakni melalui situs resmi pemerintah dan vaksinasi massal.

Untuk metode registrasi pertama yaitu melalui website lansia dapat mengakses website Kementerian Kesehatan yaitu www.kemkes.go.id dan laman Covid-19 dan National Economic Recovery Committee (KPC-PEN) di covid19. go.id.

“Di kedua website tersebut akan ada link atau link yang bisa di klik oleh para lansia dan di dalamnya akan ada sejumlah pertanyaan yang harus diisi,” kata Nadia dalam press request melalui YouTube Kementerian Kesehatan, Jumat. (19/2/2021).

Untuk mengisi data pertanyaan, lansia dapat meminta bantuan kepada anggota keluarga lainnya atau melalui ketua RT atau RW setempat.

Link Nadia, link di dua halaman di atas sekaligus mengupdate link yang sudah dijelaskan di komunitas hari Jumat ini. “Dengan adanya link baru ini maka link yang telah ditetapkan sebelumnya tidak dapat digunakan lagi,” kata Nadia. Namun, menurutnya, lansia yang sudah mengisi link yang terlihat tidak perlu khawatir.

Ia mengatakan, data yang sudah masuk akan disimpan di database dinas kesehatan provinsi masing-masing. “Kami tunjukkan data yang sudah diisi di link yang dijamin aman dan tersimpan di data yang ada di Dinas Kesehatan provinsi tempat peserta tinggal,” kata Nadia.

Kemudian, lansia yang sebelumnya sudah mendaftar menggunakan link yang beredar tidak perlu mengisi atau mendaftar lagi melalui link di dua halaman Kementerian Kesehatan dan KPC PEN.

Lebih lanjut Nadia menjelaskan, jika para lansia sudah mengisi semua pertanyaan yang ditampilkan di halaman resmi, data mereka akan masuk ke database Dinas Kesehatan setempat. Kemudian Dinkes setempat akan menentukan jadwal, baik jam maupun lokasi fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan suntikan vaksin kepada lansia, kata Nadia. togel online

“Diharapkan bisa sabar menunggu informasi selanjutnya yang akan disampaikan oleh dinas kesehatan provinsi, kabupaten, kota maupun melalui puskesmas terkait pelaksanaan vaksinasi lansia. Untuk itu pastikan data yang anda masukkan sudah benar. ,” dia menambahkan.

Sebelumnya, Nadia mengatakan vaksinasi Covid-19 untuk lansia akan dilakukan di 34 provinsi. Namun tidak semua kabupaten / kota di 34 provinsi memberikan vaksinasi lansia. Vaksinasi akan diprioritaskan pada kelompok lanjut usia di atas 60 tahun di seluruh kotamadya di provinsi DKI Jakarta dan juga di ibu kota 33 provinsi.

Nadia mencontohkan, vaksinasi lansia akan dilaksanakan di Bandung (Jawa Barat), Denpasar (Bali), Medan (Sumatera Utara), Makassar (Sulawesi Selatan) dan lain sebagainya.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *