Makhluk Laut Serupa Panda Terancam Punah pada 2018

Suratkabarindo – Jika populasi panda terus meningkat, cerita berbeda akan dialami ‘saudara kandungnya’ di laut. Vaquita atau yang juga sering disebut panda laut sedang mengalami penurunan populasi. Para peneliti memperkirakan bahwa kurang dari 30 individu Vaquita yang tersisa di alam liar.

Jika tindakan konservasi tidak dilakukan, spesies ini akan punah pada 2018. Mamalia langka ini hanya ditemukan di bagian atas Teluk California. Dalam waktu kurang dari enam tahun, populasinya menurun drastis hingga 90%.

“Jika kita tidak melakukan sesuatu hari ini, Vaquita akan benar-benar punah,” kata Maria Jose Villanueva, Direktur Sains dan Strategi WWF Meksiko seperti dikutip Science Alert, Kamis (18/6/2017). Vaquita atau Phocoena sinus adalah spesies yang termasuk dalam kelompok paus, lumba-lumba dan porpoise.

Vaquita tercatat sebagai cetacean paling terancam punah di dunia setelah baiji atau lumba-lumba sungai China (Lipotes vexillifer) dinyatakan punah pada tahun 2007. Vaquita yang berarti sapi kecil dalam bahasa Spanyol memiliki rata-rata ukuran tubuh 140,6 cm untuk betina dan 134,9 cm untuk pria.

Spesies ini ditemukan pertama kali pada tahun 1958. Hewan ini memiliki lingkaran hitam yang khas di sekitar matanya dan bibir hitam yang melengkung. Ciri khas inilah yang membuat Vaquita dijuluki panda laut.

Pada tahun 1997 populasinya meningkat menjadi 567, tetapi pada tahun 2007 jumlahnya menurun menjadi 150. Menurut laporan Greenpeace baru-baru ini jumlahnya turun menjadi kurang dari 30. Penurunan populasi ini diperkirakan terkait dengan peningkatan jumlah penangkapan ikan. kapal di Teluk California dari 1993 hingga 2007.

Peneliti mengatakan bahwa insang, jaring panjang yang menggantung vertikal di air untuk menangkap ikan, adalah penyebab utama penurunan populasi vaquita. Saat insang dipasang, hampir semua mamalia laut dan burung tidak akan lepas dari perangkap.

Diperkirakan, ada 700 ribu mamalia laut dan burung yang mati akibat jaring tersebut setiap tahunnya. Di Teluk California, para nelayan secara ilegal menggunakan jaring ini untuk menangkap totoaba, ikan langka yang hidup di daerah tersebut. togel online

Pemerintah daerah telah melarang penggunaan reng selama dua tahun dan aturan ini akan berakhir dalam dua minggu. Kelompok konservasi dan lingkungan berharap bahwa rencana dapat dibuat untuk memindahkan Vaquita yang tersisa ke tempat penampungan sementara.

“Ini adalah langkah berisiko sangat tinggi karena belum ada yang melakukan ini sebelumnya,” kata Jorge Rickards, direktur sementara WWF Meksiko. Banyak orang berharap untuk kelangsungan hidup panda laut ini, serta saudara-saudara panda mereka di darat yang berhasil meningkatkan populasinya.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *