KPK Limpahkan 2 Tersangka Penyuap Mantan Mensos ke JPU

Suratkabarindo – Penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan dua tersangka suap kepada mantan Menteri Sosial Juliari Batubara kepada jaksa penuntut umum (JPU).

Kedua tersangka, Ardian Iskandar Maddanatja dan Harry Van Sidabukke. “Setelah berkas dinyatakan lengkap (P21) hari ini (2/01/2021) tim penyidik ​​KPK melakukan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada tim jaksa KPK atas nama tersangka AIM dan HS,” kata Plt KPK. Juru bicara Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (2/1/2021).

Selain itu, penahanan para tersangka merupakan kewenangan kejaksaan. Tersangka Ardian ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, sedangkan Harry ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

Keduanya ditahan selama 20 hari mulai 2 Februari 2021 hingga 21 Februari 2021. Selanjutnya, jaksa akan segera menyiapkan surat dakwaan.

“Dalam 14 hari kerja, surat dakwaan akan disiapkan dan berkas perkara terdakwa akan diserahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Sidang dijadwalkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta Pusat,” kata Ali.

Sebanyak 41 saksi telah diperiksa oleh KPK dalam proses penyidikan kasus dugaan suap terkait pemberian bantuan sosial Covid-19.

Selain Adrian dan Harry, KPK juga menetapkan Juliari Batubara, Matheus Joko Santoso, dan Adi Wahyono sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial, sebagai tersangka. togel online

Dalam kasus ini, Juliari Batubara diduga menerima Rp. 17 milyar yang kemudian digunakan untuk kebutuhan pribadinya.

Uang tersebut diduga diperoleh dari honor setiap paket pekerjaan yang harus disetor mitra ke Kementerian Sosial sebesar Rp. 10.000 per paket bansos senilai Rp. 300.000.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *