KPK Limpahkan 2 Tersangka Kasus Pengadaan Alat Kesehatan Unair ke JPU

Suratkabarindo – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan, berkas perkara dua dugaan korupsi terkait pengadaan alat kesehatan dan laboratorium Rumah Sakit Infeksi Tropis Universitas Airlangga (Unair) tahun anggaran 2010 sudah lengkap atau P-21.

Karenanya, penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pendelegasian tahap kedua pada Selasa (2/2/2021). “Tim penyidik ​​KPK melakukan tahap 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti) kepada tim jaksa atas nama tersangka / terdakwa MRS (Minarsih) dan BGR (Bambang Giatno Rahardjo),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya. , Selasa.

Penahanan tersangka telah dialihkan ke kewenangan JPU selama 20 hari, terhitung sejak 2 Februari 2021 hingga 21 Februari 2021.

Bambang, mantan Kepala Badan Pembinaan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, ditahan di Rutan KPK Cabang Lot C1.

“MRS tidak ditahan karena menjalani hukuman untuk kasus sebelumnya di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur,” kata Ali. Selanjutnya, jaksa akan menyusun dakwaan dan mengajukan kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor Jakarta untuk disidangkan.

Dalam kasus ini, Bambang diduga menerima US $ 7.500 dari seorang pria bernama Minarsi pada pertengahan 2009.
Pemberian ini dianggap sebagai bentuk rasa terima kasih telah mengizinkan PT Anugerah / Permai Group untuk pengadaan Alat Bantu Belajar Mengajar (ABBM) tahun 2009 oleh PT Mahkota Negara dan rencana pengadaan alat kesehatan dan laboratorium Rumah Sakit Infeksi Tropis Universitas Airlangga 2010 oleh PT . Buana Ramosari Gemilang dan PT Marell Mandiri. togel online

Atas perbuatan Bambang tersebut, KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 13.139.223.215.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *