Kementerian Agama dan Komnas HAM membentuk desk bersama untuk menangani pelanggaran HAM beragama

Suratkabarindo – Kementerian Agama (Kemenag) sepakat membentuk desk bersama Komisi Nasional Perlindungan Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk merespon cepat persoalan pelanggaran hak asasi terkait agama.

Kesepakatan itu dibuat saat Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik bertemu dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pada Jumat (5/2/2021).

“Soal meja bersama dalam menyikapi persoalan agama, kami akan segera siapkan dalam seminggu, lebih cepat lebih baik,” kata Yaqut seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, Sabtu (6/2/2021).

Sementara itu, Ahmad Taufan menyambut positif pertemuan dengan Menteri Agama Yaqut Cholil tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Taufan juga mengaku pihaknya banyak menerima laporan kasus pelanggaran HAM terkait agama.
“Jadi upaya kita membentuk meja bersama dalam menyikapi persoalan agama setidaknya bisa meminimalisir persoalan yang kecil agar tidak menjadi besar,” kata Taufan.

“Ini sangat perlu perhatian kita,” ujarnya. Rapat tersebut dihadiri oleh Komisioner Komnas HAM lainnya yaitu Amiruddin, Beka Ulung Hapsara, Choirul Anam, dan Sandra Moniaga. Sebelumnya, laporan Komnas HAM menyebutkan bahwa pelanggaran hak atas kebebasan beragama menunjukkan tren yang meningkat setiap tahun. togel online

Taufan memperkirakan lebih banyak kasus yang terjadi di lapangan dibandingkan dengan laporan yang diterima Komnas HAM. “Dalam beberapa tahun terakhir kasus kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia semakin meningkat,” kata Taufan dalam jumpa pers online, Jumat (11/6/2020).

Ia mengatakan, Komnas HAM menerima 23 pengaduan pada 2019. Laporan ini meningkat dari 2015-2018 dengan rata-rata 21 pengaduan.

Menurut Taufan, banyak kasus pelanggaran hak kebebasan beragama yang tidak dilaporkan ke Komnas HAM atau diselesaikan di tingkat daerah.

“Jumlahnya lebih dari itu, tapi tentunya masih banyak kasus yang tidak dilaporkan ke Komnas HAM atau diselesaikan di tingkat daerah oleh unsur pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan lainnya di tingkat daerah,” ujarnya.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *