Kejaksaan Tinggi Tangkap Kasus Fugitive Fraud Korban Rp 205 Juta

Suratkabarindo – Tim intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menangkap buronan terpidana penipuan bernama Andrea Dewa Putra (46), Sabtu (13/2/2021).

Kepala Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Agung Jakarta Ashari Syam mengungkapkan, Andrea sudah menjadi buron sejak 2011.

“Terpidana ditemukan di rumah sakit di Kompleks Billy & Moon, Jakarta Timur pada 13 Februari 2021 pukul 14.00 WIB. , lalu terpidana ditangkap tanpa batasan, ”kata Ashari dalam keterangannya, Minggu (14/2/2021).

Ia mengatakan, kasus yang melibatkan Andrea terjadi pada 2005. Saat itu, Andrea sebagai konsultan keuangan (analis keuangan) PT PDU memengaruhi para korban RA untuk menjadi investor di bursa komoditas PT PDU.

Selain mengenalkan korban kepada General Manager PT PDU, Andrea juga memberikan bonus dan benefit yang besar kepada korban. Kemudian, Andrea membuat perjanjian dengan RA tanpa sepengetahuan perusahaan tempatnya bekerja. togel online

Korban kemudian mentransfer uang tersebut ke rekening pribadi Andrea. “Akibat pengaruh itu, RA lalu mentransfer Rp 205.000.000, tapi belakangan diketahui investasi itu tidak benar,” kata Ashari.

Namun, Andrea mengelak saat korban meminta uangnya kembali. Andrea beralasan uangnya sudah habis dan dia tidak lagi bekerja di PT PDU. Atas perbuatannya, Andrea dinyatakan lolos oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Andrea divonis dua tahun penjara dan diharuskan membayar biaya perkara sebesar Rp 2.500. Andrea telah mengajukan banding. Namun, bandingnya ditolak Mahkamah Agung (MA) pada 2011. Kini setelah ditangkap, Ashari mengatakan, Andrea akan menjalankannya di Lapas Salemba, Jakarta Pusat.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *