Kejaksaan Menginterogasi 7 Saksi Terkait Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Suratkabarindo – Penyidik ​​kejaksaan melaporkan UU terkait dugaan korupsi pengelolaan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan. Ada tujuh orang yang benar, yaitu EPL sebagai Direktur PT Bahana TCW Investment Management, MPT sebagai Direktur PT Danareksa Investment Management, dan WG sebagai PIC PT Mandiri Manajemen Investasi.

Kemudian, S sebagai PIC PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, PY sebagai PIC PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, dan YH sebagai PIC PT Danareksa Investment Management. Ada juga DA sebagai Direktur Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan.

Pemeriksaan barang bukti dilakukan untuk menemukan fakta hukum dan mengumpulkan bukti terkait kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan, ”kata Kepala Pusat Informasi Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam surat persnya.

Kamis (11/2/2021). Penyidikan kasus korupsi di BPJS Ketenagakerjaan telah digagas Kejaksaan Agung pada 19 Januari 2021.

Kasus ini merupakan kasus yang didasari penyidik ​​pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor: Print-02 / F.2 / Fd.2 / 01/2021.

Sejumlah dokumen telah disita kejaksaan dalam penggeledahan di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta pada 18 Januari 2021. Penyidikan dimulai pada 19 Januari 2021. togel online

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *