Kasus Saipul Jamil, Jaksa KPK Sulit Buktikan Suap Hakim

Suratkabarindo – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kesulitan membuktikan keterlibatan hakim Ifa Sudewi dalam kasus dugaan suap pedangdut pedang Saipul Jamil. Dalam surat perintah tersebut, Saipul hanya terbukti menyuap juru tulis Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.

“Hanya Rohadi sendiri yang menjelaskan bahwa dia mengatur sepengetahuan Bu Ifa. Ternyata hal tersebut tidak dibenarkan oleh Bu Ifa,” kata jaksa penuntut Muhammad Nur Aziz, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Rabu (26/7/2017). . ).

Dalam persidangan sebelumnya, Rohadi yang dihadirkan sebagai saksi mengaku Ifa Sudewi sudah mengetahui penanganan kasus suap dengan kuasa hukum Saipul Jamil.

Ifa adalah ketua majelis hakim kasus percabulan Saipul di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Padahal, menurut Rohadi, itu arahan Ifa. Rohadi mengaku diminta Ifa menyiapkan dana untuk pelantikan Ifa sebagai juri baru di Sidoarjo.

Namun, menurut JPU, setelah dihadirkan di persidangan, Ifa dan Rohadi tetap mempertahankan keterangannya masing-masing. Bahkan Rohadi mengaku Ifa tidak pernah memberikan arahan langsung. togel online

“Saat itu, Rohadi hanya berasumsi sudah mendapat conditioning order,” kata jaksa Nur Aziz. Namun, menurut jaksa, jika ada bukti atau informasi baru, kemungkinan besar KPK akan melakukan pengembangan perkara.

Sebelumnya, Saipul didakwa dengan dua dakwaan. Dia didakwa menyuap hakim dan juru tulis. Namun dalam surat gugatannya, jaksa menilai Saipul hanya terbukti menyuap juru tulis, Rohadi. Saipul didakwa 4 tahun penjara dan didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 s / d 1 KUHP.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *