Kasus Laskar FPI, 3 Anggota Polda Metro Jaya Dibebastugaskan

Suratkabarindo – Karo Penmas, Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, mengatakan tiga anggota Polda Metro Jaya yang dilaporkan dalam dugaan pembunuhan di luar hukum terhadap empat anggota laskar FPI telah dibebaskan.

Hal ini terkait dengan dimulainya penyidikan kasus tersebut setelah Polri melakukan penyidikan kasus. Sedangkan untuk mempermudah proses penyidikan tentu akan dilepas, kata Rusdi dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Rusdi mengatakan, dalam kasus ini, ketiganya diduga melakukan pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian berdasarkan Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP.

Namun, status ketiga petugas polisi tersebut belum ditentukan. Dalam penetapan putusan Rusdi, penetapan tersangka akan dilakukan sejalan dengan penyidikan.

“Sekarang proses penyidikan dulu, dalam proses penyidikan nanti akan ditentukan siapa tersangka,” ucapnya. Polri juga telah mengirimkan surat perintah pemeriksaan (SPDP) kasus pembunuhan ilegal ke Kejaksaan Agung.

Rusdi mengatakan, penerbitan dan pengiriman SPDP otomatis akan dilakukan saat kasusnya masuk penyidikan. “Dalam proses penyidikan dimulai, SPDP akan dikirim ke kejaksaan,” ujarnya. casino online

Penembakan anggota laskar FPI terjadi di Kilometer 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020. Hasil investigasi Komnas HAM menyimpulkan bahwa pembunuhan empat dari enam anggota laskar FPI adalah hak asasi manusia.

Pasalnya, keempatnya tewas saat berada di bawah kendali polisi. Atas dasar itu, Komnas HAM membunuh empat anggota pasukan paramiliter FPI di pengadilan pidana.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *