Jokowi: Banyaknya pernyataan vaksin baru mulai pertengahan tahun

Suratkabarindo – Presiden Joko Widodo mengatakan, fakta adanya vaksin Covid-19 saat ini menjadi kendala utama dalam pelaksanaan program vaksinasi. Pasalnya, jumlah vaksin yang tersedia masih sedikit dibandingkan dengan kebutuhan nasional.

Dia memprediksi vaksin Covid-19 baru akan mencukupi pada pertengahan 2021. “Yang tersisa masalahnya adalah jumlah vaksin yang tersedia. Semester kedua akan mencapai titik terbaiknya,” kata Jokowi, dilihat dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (23/12). 20/2/2021).

Mungkin sebulan bisa 30-40 juta. “Bulan Juni atau Juli angkanya akan mencapai angka itu,” kata Jokowi.

Hal lain yang menjadi masalah adalah kekuatan vaksinasi. Pasalnya, saat ini 30 ribu vaksinasi belum merata. “Sehingga menyebabkan pelaksanaan vaksinasi satu provinsi dengan kecepatan berbeda,” ujarnya.

Jokowi mengatakan, pemerintah akan menambah vaksinasi dari Kementerian Kesehatan dan TNI-Polri. Rencananya, akan ada 30.000 vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, dan 9 ribu vaksinasi dari TNI-Polri.

“Jadi mencapai 40.000. Kalau satu pemberi vaksin bisa (menyuntik) 30 (orang), berarti 1,2 juta sehari,” ujarnya.

Ia lantas mengatakan, mulai pertengahan Februari lalu, pemerintah sudah memulai vaksinasi tahap kedua. Pada vaksinasi tahap kedua ini, vaksin akan diberikan kepada petugas layanan publik, seperti TNI dan Polri serta wartawan.

Kemudian para pedagang pasar yang memiliki banyak informasi tentang masyarakat. “Ditambah yang diutamakan adalah para lansia, padahal sudah kita kerjakan minggu lalu,” ucapnya. Jokowi mengatakan pada akhir Februari atau awal Maret akan tersedia 11 juta vaksin Sinovac.

Ia lantas mengatakan, mulai pertengahan Februari lalu, pemerintah sudah memulai vaksinasi tahap kedua. Pada vaksinasi tahap kedua ini, vaksin akan diberikan kepada petugas layanan publik, seperti TNI dan Polri serta wartawan. togel online

Kemudian para pedagang pasar yang memiliki banyak informasi tentang masyarakat. “Ditambah prioritasnya adalah para lansia, padahal sudah kita kerjakan minggu lalu,” ucapnya. Jokowi mengatakan pada akhir Februari atau awal Maret akan tersedia 11 juta vaksin Sinovac.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *