Ini Penjelasan KPK, Tak Ada Seorang Pun yang Lulus Seleksi Juru Bicara

Suratkabarindo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan terkait hasil rekrutmen dan seleksi ahli Humas Utama atau juru bicara KPK yang dilakukan pada 8-21 Agustus 2020.

Tahapan seleksi dimulai dari pemasangan iklan di media massa, pendaftaran melalui web dan pengumuman hasil seleksi administrasi, tes potensi dan penilaian kompetensi bahasa Inggris, tes kesehatan hingga wawancara dengan pimpinan KPK.

Pendaftar juru bicara dibagi menjadi dua kategori, yaitu Aparatur Sipil Negara (ASN) / TNI / POLRI sebanyak 144 pendaftar, dan Non Aparatur Sipil Negara (ASN) / Masyarakat Umum sebanyak 2030 pendaftar.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan jumlah pemohon adalah 2.174 orang. Mereka melalui sejumlah seleksi yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen dan profesional dengan empat tahapan.

“Pada tahap seleksi administrasi, 7 peserta dinyatakan lolos dan diundang untuk mengikuti tahap seleksi lanjutan yaitu tes potensi,” kata Ali dalam keterangan tertulis, Senin (1/2/2021).

Ali menuturkan, dari 7 peserta yang lolos komposisi terdapat 1 peserta ASN dan 6 peserta Non ASN atau umum.

Tahap seleksi atau tes potensi kedua, kata Ali, dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2020) di Gedung Manajemen PPM yang diikuti 6 peserta sedangkan 1 peserta tidak hadir.

“Dari hasil tes potensi ini, hanya ada 1 peserta yang memenuhi kriteria kualifikasi yang disyaratkan oleh posisi tersebut,” kata Ali.

Ali menuturkan, mengingat juru bicara merupakan jabatan tertentu dan KPK membuka peluang bagi pegawai internal untuk bisa mengikuti rekrutmen, seluruh pelamar dari internal KPK masuk ke tahap ketiga yaitu tes penilaian kompetensi dan bahasa Inggris dan kedokteran. tes.

Namun, kata Ali, belum ada pegawai KPK yang mendaftar pada tahap ketiga yang dilaksanakan pada Sabtu (5 September 2020) di Gedung Manajemen PPM.

Terakhir, kata Ali, seleksi tahap ketiga diikuti oleh seluruh peserta yang mengikuti seleksi kedua, namun tidak hadir 1 orang.

Akibatnya semua peserta tidak memenuhi kriteria kualifikasi, kata Ali. Ali mengatakan untuk KPK standar integritas, kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan dari suatu jabatan merupakan hal utama dalam menjaga kualitas sumber daya manusia KPK. togel online

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan antusiasme para peserta yang telah mengikuti proses seleksi sebagai wujud komitmen untuk ikut serta dalam pemberantasan korupsi,” kata Ali.

 

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *