Dua gugatan praperadilan yang diajukan keluarga FPI Laskar ditolak hakim

Suratkabarindo – Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak dua gugatan praperadilan yang diajukan keluarga anggota laskar Front Pembela Islam (FPI), M Suci Khadavi Putra.

Khadavi tewas saat bentrok dengan polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, 7 Desember 2020. Ia ditembak polisi setelah diduga berkelahi dengan petugas. Gugatan pertama nomor 154 / Pid.Pra / 2020 / PN.JKT.SEL, terkait penyitaan barang milik almarhum Khadavi yang dinilai tidak sah.

Dalam putusannya, hakim tunggal Siti Hamidah menilai mekanisme penyitaan yang dilakukan Bareskrim Polri sudah sesuai prosedur. “Oleh karena itu, hakim menilai penyitaan yang dilakukan terdakwa atas barang milik pemohon sudah sesuai dengan tata cara yang diatur dalam KUHAP, sehingga sah,” kata Siti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa. (9/2/2021). dari Tribunnews.com.

Sementara itu, pemohon sebelumnya mendalilkan telah terjadi penyitaan barang milik Suci Khadavi Putra secara ilegal berupa satu set seragam tentara khusus FPI, satu unit ponsel, kartu pelajar, dan uang tunai Rp 2,5 juta.

Menurut Pemohon, barang sitaan tersebut dikatakan tidak memiliki kekuatan hukum sebagai alat bukti. Kemudian, dalam sidang berbeda, gugatan praperadilan kedua yang ditolak hakim didaftarkan dengan nomor perkara 158 / Pid.Pra / 2020 / PN.JKT.SEL.

Menurut hakim tunggal Ahmad Suhel yang mengadili kasus ini, penangkapan Khadavi oleh polisi sudah sesuai aturan dan legal. Selain itu, penangkapan juga merupakan bagian dari penyidikan yang dibuktikan dengan surat penyidikan.

“Mengingat tindakan Termohon satu terkait penangkapan M Suci Khadavi tidak sampai di tangan, maka permohonan Pemohon ditolak. Mengingat karena ditolak, maka permohonan Pemohon lainnya harus dikesampingkan,” kata Suhel pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com. togel online

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *