Donald Trump muncul di media sosial lagi dengan pernyataan ini..

Suratkabarindo – Donald Trump kembali ke media sosial mengatakan bahwa tuduhan dirinya terlibat dalam kerusuhan Gedung DPR, 6 Januari, belum terbukti.

Presiden AS ke-45 kembali ke media sosial menggunakan platform Gab, sebuah alternatif setelah akun Twitter-nya diblokir. Usai diblokir dari Twitter dan Facebook, Trump langsung menghilang dari media sosial, namun pada Senin (8/2/2021) pria berusia 74 tahun itu muncul lagi di Gab menolak menghadiri sidang pemakzulan di Kongres.

Dalam posting pertamanya di Gab, pada hari Senin, dia membalas undangan Anggota Kongres Jamie Raskin untuk bersaksi di bawah sumpah pada sidang pemakzulannya, yang dituduh menghasut pemberontakan yang menyebabkan kerusuhan di Gedung Capitol.

Penasihat Trump, Jason Miller, adalah orang pertama yang berbagi penolakan Trump untuk tampil awal pekan ini. Namun, Trump menjadi orang pertama yang menunjukkan surat balasan lengkap kepada publik melalui media sosial, Gab, seperti dilansir Sky News, Minggu (7/2/2021).

Surat dari pengacara Trump, Bruce Castor Jr dan David Schoen, menggambarkan surat Raskin sebagai “aksi kehumasan terbaru”. Mereka menambahkan, “Surat Anda hanya menegaskan apa yang diketahui semua orang, bahwa Anda tidak dapat membuktikan tuduhan Anda terhadap presiden ke-45 Amerika Serikat, yang sekarang menjadi warga negara.”

“Penggunaan konstitusi kita mengarah pada proses impeachment yang terlalu serius untuk mencoba memainkan permainan ini,” katanya.

Raskin, ketua jaksa pemakzulan DPR, mengatakan dalam suratnya bahwa DPR telah menyetujui klausul pemakzulan terhadap Trump “karena menghasut pemberontakan” dan bahwa sidang Senat tentang klausul pemakzulan akan dimulai pada 9 Februari.

Dia menuduh Trump mencoba “untuk mengatakan fakta kritis yang dipermasalahkan meskipun bukti yang jelas dan kaya dari pelanggaran konstitusional Anda. togel online

” Demokrat meminta kesaksian Trump, “termasuk pemeriksaan menyeluruh,” paling cepat 8 Februari dan paling lambat 11 Februari.

Dia juga mengatakan presiden Gerald Ford dan Bill Clinton memberikan kesaksian di kantor, dan tidak ada kekhawatiran gangguan dari tugas resmi, “oleh karena itu kami menantikan kesediaan Anda untuk bersaksi.”

Raskin mengatakan bahwa jika Trump menolak untuk bersaksi, Kongres memiliki hak untuk “mengadili penolakan Anda untuk bersaksi, mendukung kesimpulan yang sangat merugikan tentang tindakan Anda pada tanggal 6 Januari 2021”, pada hari kerusuhan Gedung Capitol.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *