DKPP Menghentikan Erlyando Saputra dari Jabatan Ketua KPU Kabupaten Kutai Kartanegara

Suratkabarindo – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Erlyando Saputra dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara.

Keputusan tersebut disampaikan dalam sidang DKPP yang disiarkan secara online pada Rabu (10/2/2021). “Menerapkan sanksi teguran keras dan pemberhentian dari Ketua KPU Kabupaten Kutai Kartanegara Erlyando Saputra selaku Ketua KPU Kabupaten Kutai Kartanegara sejak putusan dibacakan,” ujar Ketua DKPP Muhammad.

Erlyando digugat bersama anggota lainnya, yakni Novan Surya Gafilah, Purnomo, Muhammad Amin, dan Yuyun Nurhayati. Mereka dinilai pelapor, yakni Koordinator Aliansi Masyarakat Kutai Bangkit, Hendra Gunawan, tidak terintegrasi dan profesional karena tidak segera menindaklanjuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Rekomendasi tersebut menyebutkan bahwa Edi Damansyah terbukti terbukti dalam Pasal 71 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan merekomendasikan KPU untuk membatalkan pencalonan Edi. Selain memberhentikan Erlyando, DKPP memberikan teguran keras kepada anggota KPU Kabupaten Kutai Kartanegara yang menjadi tergugat.

Dalam kasus ini, komisioner KPU RI juga termasuk dalam jajaran pembela, yakni Arief Budiman, Hasyim Asyari, Ilham Saputra, Viryan Saputra, Pramono Ubaid Tanthowi, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Begitu pula dengan jajaran KPU Kaltim yakni Rudiansyah, Eva Rosita, Muh Hasan, Fahmi Idris, Suardi. togel online

Namun, mereka dinyatakan tidak melanggar kode etik dan kode etik penyelenggara pemilu. DKPP menanyakan namanya sebagai staf rehabilitasi KPU dan meminta KPU melaksanakan putusan tersebut paling lambat tujuh hari setelah putusan dibacakan.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *