Biden untuk Berhenti Mendanai Dinding Perbatasan Era Trump

Suratkabarindo – Presiden AS Joe Biden dilaporkan telah berhenti mendanai tembok perbatasan yang dibangun di era pendahulunya, Donald Trump.

Dalam sebuah surat kepada Kongres AS, Biden menulis bahwa pemberlakuan darurat nasional selama Trump berkuasa tidak beralasan. Karena itu, presiden berusia 78 tahun itu menegaskan bahwa tidak ada satu dolar AS pun yang akan digunakan untuk membangun tembok tersebut.

Pada 2019, Donald Trump mengumumkan keadaan darurat nasional di perbatasan selatan, membuka jalan untuk ambisinya membangun tembok yang kokoh.

Dengan pengumuman itu, dia bisa mengambil jalan pintas menggunakan anggaran militer, dan tidak harus memberi tahu Kongres AS. Ketika dia meninggalkan kantor pada 20 Januari, US $ 25 miliar (Rp 349,4 triliun) telah dihabiskan untuk membangun tembok.

Pengumuman dari Biden ini merupakan manuver terbaru dalam membatalkan sejumlah perintah eksekutif yang dilakukan pendahulunya.

Pekan lalu, presiden Partai Demokrat menandatangani perintah eksekutif untuk menyatukan kembali anak-anak migran dengan orang tua mereka. Dilansir BBC, Kamis (11/2/2021), ia juga memerintahkan penyelidikan atas agenda imigrasi pendahulunya.

Dalam suratnya, suami Jill Biden menyatakan bahwa dia berencana untuk meninjau semua sumber daya yang dikhususkan untuk membangun tembok tersebut. togel online

Membangun tembok di perbatasan dengan Meksiko adalah janji yang akan ditepati Trump ketika dia berkampanye pada 2016. Berbagai jenis keamanan sudah ada sebelum Trump dilantik pada Januari 2017, yang panjangnya 654 mil (lebih dari 1.000 km).

Kemudian menggunakan dana Pentagon, presiden Amerika Serikat ke-45 menginstruksikan pembangunan sepanjang 80 mil atau sekitar 128 km.

Menanggapi pembatalan tersebut, mantan penasihat kampanye Trump Jason Miller mentweet bahwa Biden “mencintai migran ilegal”. Meski begitu, dalam jumpa pers Rabu (10/2/2021), Sekretaris Gedung Putih Jen Psaki mengatakan masih mempertahankan sejumlah kebijakan era Trump.

Diantaranya adalah petugas imigrasi yang bisa menggusur TKI tanpa dokumen resmi di tengah merebaknya virus corona.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *