Berikut Syarat Bepergian di Dalam Negeri Selama PPKM Mikro

Suratkabarindo – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada dua aturan utama perjalanan domestik selama pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Komunitas Mikro (PPKM) yang berlangsung 9-22 Februari 2021.

Hal ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 terkait perpanjangan Ketentuan Perjalanan Bagi Warga Domestik pada saat pandemi Covid-19.

“Akan ada regulasi perjalanan mulai hari ini, 9 Februari hingga 22 Februari 2021. Ada syarat yang harus dipahami masyarakat,” kata Wiku dalam jumpa pers online, Selasa (9/2/2021).

Pertama, untuk perjalanan domestik dengan tujuan Pulau Bali, aturan berbeda berlaku untuk pengguna udara, laut dan darat.

Secara detail, Wiku menjelaskan, pemudik ke Bali yang menggunakan moda transportasi udara tersebut diminta menunjukkan sertifikat PCR real time test (RT) negatif yang sampelnya diambil maksimal 2 x 24 jam sebelum pemberangkatan.

Sedangkan untuk sertifikat negatif uji antigen maksimal pengambilan sampel 1 x 24 jam sebelum pemberangkatan. Kemudian, melakukan perjalanan ke Bali melalui jalur laut dan darat baik menggunakan kendaraan pribadi maupun umum wajib menunjukkan RT PCR negatif atau sertifikat antigen.

Pengambilan sampel dilakukan maksimal 3 x 24 jam sebelum pemberangkatan.

Kedua, lanjut Wiku, ada aturan bagi pemudik ke Jawa dan luar Jawa. Secara rinci, pengguna angkutan udara diwajibkan menunjukkan sertifikat Covid-19 negatif menggunakan RT PCR berdasarkan pengambilan sampel maksimal 3 x 24 jam sebelum pemberangkatan.

Atau sertifikat negatif untuk hasil uji antigen Covid-19 dengan pengambilan sampel maksimal 2 x 24 jam sebelum pemberangkatan.

Kemudian bagi pengguna angkutan laut diharapkan muncul surat negatif dari uji RT PCR yang sampelnya diambil maksimal 3 x 24 jam sebelum berangkat. Sedangkan bagi pengguna kendaraan pribadi disarankan untuk menunjukkan hasil PCR RT negatif atau antigen yang diminum 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Wiku mengungkapkan, khusus bagi pengguna kereta api, jika enggan mengikuti tes GeNose di stasiun pemberangkatan diharapkan menyiapkan sertifikat Covid-19 negatif, baik RT PCR maupun antigen yang sampelnya diambil maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. togel online

Sedangkan untuk masyarakat yang menggunakan angkutan darat perlu diketahui akan dilakukan uji usap antigen secara acak atau dilakukan pemeriksaan menggunakan GeNose jika dibutuhkan oleh Satgas Covid-19 wilayah, kata Wiku.

Lebih lanjut Wiku mengungkapkan, khususnya pada saat libur panjang atau hari besar keagamaan pada masa PPKM mikro, KA jarak jauh dan kendaraan pribadi diharapkan dapat menyampaikan informasi negatif tentang Covid-19 yang dibuktikan oleh RT PCR.

Bisa juga dengan rapid antigen atau pemeriksaan GeNose yang sampelnya diambil dalam waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. Terakhir, Wiku mengingatkan kepada seluruh pemudik baik yang menggunakan moda transportasi umum maupun pribadi untuk mengisi formulir online bagi pemudik.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *