AS Meminta Junta Militer Myanmar untuk menyerahkan kekuasaan

Suratkabarindo – Junta militer AS menutup Myanmar untuk menangani dan menyerahkan kekuasaan, setelah seorang demonstran tewas. Warga negara Asia Tenggara itu mengalami pembangkangan, akibat kudeta dan penangkapan seorang pemimpin sipil pada 1 Februari.

Pihak berwenang menanggapi demonstrasi yang terjadi di seluruh kawasan dengan menembakkan meriam udara, gas air mata, dan peluru karet.

Bentrokan demonstrasi dan aparat keamanan menuai kecaman dari sejumlah negara, termasuk “Negeri Paman Sam”. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dikatakan akan mengadakan pembicaraan dengan sekutu untuk memaksa junta militer Myanmar.

“Kami sedang mengatur seruan kami kepada militer Burma untuk memprotes kekerasan apapun terhadap aksi damai,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price. Pernyataan Price muncul setelah dokter di ibu kota Naypyidaw mengklaim seorang pengunjuk rasa yang ditembak pekan lalu telah meninggal.

Mya Thwate Thwate Khaing, yang berusia 20 tahun pada Kamis (18/2/2021), ditembak di bagian kepala saat melakukan demonstrasi. Gadis itu kemudian menjadi simbol perlawanan, dengan fotonya dijadikan spanduk atau mural oleh para pengunjuk rasa.

“Kami akan menyambut Anda sebagai syuhada,” kata caption dalam postingan di media sosial. “Kami akan menghapus kematianmu,” lanjutnya.

Suatu saat pembentukan di Yangon, yang meletakkan bunga dan pesan untuk Mya Thwate Thwate Khaing. Kakak Mya, Poh Poh kepada awak media, mengimbau seluruh warga untuk ikut serta dalam aksi protes. “Itu saja yang saya minta.”

Ratusan pertunjukan

Asosiasi untuk Bantuan Tahanan Politik mengutip AFP Sabtu yang mengatakan, hampir 550 orang telah berdiri sejak kudeta terjadi. Mereka yang mengabaikan pegawai mulai dari pegawai kereta api hingga pegawai negeri sampai pegawai bank yang meninggalkan pekerjaannya dan bergabung.

Junta berusaha membersihkan gerakan tersebut dengan mematikan internet yang kini telah memasuki hari keenam. Kelompok pemantau Netblocks melaporkan bahwa situs layanan Wikipedia di Myanmar mengikuti situs lain seperti Facebook dan media sosial lainnya. togel online

Tatmadaw, nama kantor militer Myanmar, membenarkan kudeta mereka berdasarkan hasil pemilihan pada November 2020. Junta menuduh Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi melakukan kecurangan dalam kemenangan besar.

Namun, tindakan Tatmadaw menjadi bumerang setelah AS dan negara-negara Barat seperti Inggris dan Kanada memberikan sanksi kepada para jenderal.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *