6 Orang Ditembak Peluru Tajam oleh Polisi, Demo Myanmar Mencekam

Suratkabarindo – Sebanyak 6 orang ditembak dengan peluru tajam dan 5 tembakan peluru karet lainnya oleh polisi dan tentara, dalam aksi unjuk rasa terbaru di Myanmar, Sabtu (20/2/2021). Orang-orang yang menembaknya adalah demonstrasi yang berada dalam kudeta militer Myanmar.

Saat ini ratusan polisi dan tentara berjaga di galangan kapal Yadanarbon di Mandalay, di Sungai Irrawaddy.

Kehadiran mereka adalah para pengendali masyarakat setempat, yang curiga akan ditangkap karena bergabung dengan gerakan anti kudeta. Para pengunjuk rasa mulai meneriaki polisi untuk pergi, memukuli panci dan wajan sebagai protes.

Namun, polisi kemudian menembaki mereka dengan peluru tajam, peluru karet, dan bola ketapel. “Enam pria dengan luka tembak berada di tim kami. Dua terluka parah,” kata seorang asisten dokter di tempat kejadian kepada AFP. Dia menolak memberikan nama karena alasan keamanan.

Salah satu korban laki-laki dipukul di bagian perut dan kini dalam kondisi kritis, lanjutnya. “Kami memindahkan mereka yang terluka parah dan kritis ke tempat lain untuk perawatan intensif, tapi kami tidak bisa mengatakan ke mana.” Dokter di lokasi memastikan bahwa para demonstran ditembak dengan timah panas.

Salah satu korban laki-laki dipukul di bagian perut dan kini dalam kondisi kritis, lanjutnya. “Kami memindahkan mereka yang terluka parah dan kritis ke tempat lain untuk perawatan intensif, tapi kami tidak bisa mengatakan ke mana.” Dokter di lokasi memastikan bahwa para demonstran ditembak dengan timah panas.

Di sekitar lokasi demonstrasi ditemukan selongsong peluru dan amunisi, termasuk bola logam. Sebuah video di Facebook yang diposting oleh penduduk setempat menunjukkan suara tembakan tanpa henti. togel online

“Mereka menembak dengan kejam,” kata warga proyek yang pelabuhannya berlindung di dekat lokasi kejahatan. Sebelumnya, seorang demonstran anti kudeta yang ditembak di kepala pada 9 Februari di Naypyidaw tewas pada Jumat (19/2/2021). Dokternya memastikan kepada AFP bahwa luka itu berasal dari peluru tajam.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *