20 Orang Israel Kembangkan Drone Bunuh Diri dan Dijual ke Negara Asia

Suratkabarindo – Sebanyak 20 warga Israel dilaporkan telah mengembangkan drone bunuh diri yang dijual ke sebuah negara di Asia.

Berdasarkan informasi dari Shin Bet atau layanan keamanan internal Israel, mereka saat ini ditahan karena dicurigai sebagai pedagang senjata ilegal. Shin Bet menjelaskan, para pelaku mengembangkan, menguji, dan menjual “amunisi ponsel” ke sebuah negara di Asia.

Amunisi tangkas yang juga dikenal sebagai drone bunuh diri ini biasanya terbang di area tertentu dan langsung meledak sendiri setelah mendeteksi target. Dalam video yang diposting oleh Polisi Israel, tersangka tampak sedang menerbangkan proyektil kecil bersayap.

Diwartakan Russian Today Kamis (11/2/2021), Shin Bet mengatakan tersangka telah mencoba drone tersebut di kota Israel. Dari penyelidikan terungkap bahwa pemerintah negara-negara di Asia menawarkan uang dan sejumlah keuntungan untuk membeli senjata tersebut.

Para pelaku dikatakan telah menggunakan jalur komunikasi rahasia untuk melindungi identitas negara yang hendak membeli drone kamikaze tersebut. Investigasi mengungkapkan kesepakatan besar mengenai informasi tentang metode yang digunakan oleh pemerintah asing, termasuk teknik untuk melakukan transaksi, kata Shin Bet.

Otoritas setempat khawatir karena ada kemungkinan data persenjataan canggih mereka akan jatuh ke tangan musuh. Belum ada dakwaan yang dikenakan kepada para pelaku, dan tidak diketahui apakah mereka berhasil mengembangkan senjata tersebut. togel online

Penyelidikan diumumkan setelah pekan lalu, Shin Bet menangkap tiga warganya yang menyelundupkan senapan angin ke Tepi Barat.

By adminskit

suratkabarindo merupakan berita akurat , tajam dan terpercaya di indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *